Close

Jenis-jenis Server

Jenis-jenis Server

Berikut ini ulasan pada jenis-jenis server yang tersedia:

1. Web Server

Web server merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan website. Server ini dimanfaatkan sebagai pusat pengaturan pada proses website dan juga  untuk menyimpan berbagai data website seperti dokumen HTML, file CSS, dan file Javascript.

Agar dapat menampilkan halaman website, web server bisa menerima dan memproses permintaan dari browser. Kemudian hasilnya dapat dikirimkan kembali ke browser untuk dapat ditampilkan.

Kualitas web server yang dapat digunakan agar dapat mempengaruhi performa website. Ada beberapa jenis web server populer yang dapat digunakan, tetapi web server terbaik yang dapat mampu memaksimalkan performa website adalah LiteSpeed.

LiteSpeed mempunyai kinerja yang dapat meringankan beban server 3 kali lebih baik dibandingkan dengan web server populer lainnya.

2. Mail Server

Mail server adalah server yang menyediakan fasilitas pengelolaan dan juga penyimpanan data email pengguna. Mail server dapat menampung serta meneruskan email dari pengirim ke penerima email.

Mail server mempunyai protokol khusus yang dapat melakukan pengiriman email dan penerimaan email. Untuk mengirim email, mail server mempunyai protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Lalu, ada POP3 (Post Office Protocol)  yang berfungsi sebagai protokol dalam menerima dan menyimpan email.

Jika diibaratkan, mail server adalah sebuah kantor pos virtual. Ketika Anda mengirimkan email ke seseorang, mail server dapat mengidentifikasi alamat penerima. Barulah setelah itu email dapat dikirimkan ke penerima.

Mail server biasanya dapat digunakan para pebisnis karena bisa mengirim email marketing ke lebih banyak penerima sekaligus. Selain itu, mail server juga mempunyai sistem keamanan khusus yang dapat menghalau email masuk spam dan email keluar sebagai spam.

3. Application Server

Application server adalah sebuah perangkat yang dapat memberikan layanan atau melakukan proses layanan terhadap setiap permintaan akses dari client yang terhubung pada jaringan. Komunikasi antara client dan application server ini dapat menggunakan protokol HTTP.

Application server ini biasanya digunakan untuk mengeksekusi suatu prosedur, baik itu program maupun script sehingga aplikasi bisa berjalan.

Sepintas, application server ini seperti dengan web server yang sama-sama memberikan fasilitas layanan bagi client dan juga menggunakan protokol HTTP.Akan tetapi, terdapat satu hal yang membedakannya.

Web server biasanya dipakai untuk membuat website statis, di mana informasi konten di dalamnya tidak dapat berubah. Sementara Application server biasa digunakan untuk membuat website atau aplikasi yang dinamis, contohnya object pooling, layanan pesan, aplikasi transaksi, dan lain sebagainya.

Sebagian besar application server ini mempunyai web server pada sebagian integralnya. Jadi, application server pada umumnya juga dapat menjalankan fungsi web server.

4. Database Server

Database server merupakan sistem komputer yang memberikan fasilitas layanan untuk dapat mengakses dan mengambil data pada database. Jenis server ini banyak digunakan oleh perusahaan agar dapat untuk menyimpan dan mengolah data serta informasi mereka.

Akses server database dapat dilakukan melalui tampilan pengguna seperti (front end) atau melalui remote shell yang dapat langsung mengakses ke server database (back end).

5. FTP Server

FTP (File Transfer Protocol) adalah sistem yang dirancang agar dapat terhubung ke server supaya pengguna bisa mendownload dan mengupload file.

FTP server juga bisa digunakan untuk mengirimkan file yang berukuran besar ke web hosting. FTP dapat terhubung dengan file server dan memberikan fasilitas layanan pemindahan, download, dan upload file dengan melalui internet.

6. DHCP Server

Dynamic Host Configuration Protocol atau DHCP Server merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengatur serta memberikan alamat IP ke komputer client secara otomatis.

DHCP server juga dapat berfungsi melakukan update konfigurasi atau perubahan dari alamat IP, contohnya alamat IP yang kadaluarsa atau perangkat portabel yang dapat berpindah lokasi.

7. File Server

File server adalah sebuah jaringan komputer yang menyimpan dan mengelola semua data komputer pada sebuah jaringan. Data tersebut termasuk seperti file dokumen, gambar, video, musik, dan lain sebagainya.

8. Proxy Server

Proxy server adalah perangkat atau komputer yang dapat digunakan untuk menyediakan layanan proxy. Nah, proxy sendiri merupakan sistem yang memungkinkan Anda agar dapat mengakses jaringan internet dengan IP yang berbeda dari IP asli pada perangkat Anda.

9 . Streaming Server

Streaming server adalah server yang menyediakan layanan agar dapat memutar video secara langsung pada situs website, contohnya Youtube, Netflix, Viu, dan lain sebagainya.

10. Game Server

Game server adalah pusat permainan yang dapat berfungsi untuk menghubungkan atau mempertemukan antar pemain. Jenis server ini dibuat secara khusus untuk suatu game sehingga adanya banyak pemain tidak dapat membuat permainan terganggu.

Related Posts

Leave a Reply