Deprecated: Hook custom_css_loaded is deprecated since version jetpack-13.5! Use WordPress Custom CSS instead. Jetpack no longer supports Custom CSS. Read the WordPress.org documentation to learn how to apply custom styles to your site: https://wordpress.org/documentation/article/styles-overview/#applying-custom-css in /home/u7916838/public_html/domain/fajarrealty.com/wp-includes/functions.php on line 6085
Search Engine: Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja - Fajar Realty
Close

Search Engine: Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja

Search Engine: Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja

Search engine atau mesin pencari merupakan sesuatu yang sangat diandalkan oleh masyarakat dalam menemukan segala informasi di internet. Mulai dari mencari informasi sepele hingga penting, semuanya menggunakan mesin pencari.

Sebagai pengguna internet aktif, Anda tentunya sudah familiar dengan mesin pencari. Namun, tahukah Anda mengenai seluk beluknya, mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerja? Jika belum, maka sebaiknya jangan lewatkan pembahasan menarik di artikel satu ini!

Apa Itu Search Engine?

Mesin pencari merupakan suatu program yang dirancang untuk membantu pengguna internet menemukan segala informasi mereka butuhkan secara online cukup dengan memasukkan kata, frasa, atau kalimat kunci.

Mesin pencari melakukan pencarian dan penemuan informasi melalui sejumlah langkah. Lalu menampilkan hasil relevan dalam laman pencarian atau SERP (Search Engine Result Page). Biasanya, jumlah sumber yang ditampilkan per laman pencarian yaitu 10.

Jika kata, frasa, atau kalimat kunci yang dimasukkan memiliki kesalahan, mesin pencari akan mensugestikan pembetulan input atau dengan menampilkan hasil yang sangat paling dekat. Biasanya, hasil yang ditampilkan cocok 9/10 dengan apa yang diinginkan pengguna.

Lalu, apabila kata, frasa, atau kalimat kunci yang dimasukkan ‘diblokir’ oleh pihak tertentu, misalnya pemerintah atau jika ketiga hal tersebut memang belum memiliki sumber relevan di jejaring internet, maka mesin pencari akan menampilkan ketiadaan hasil.

Untuk saat ini, input kata, frasa, atau kalimat kunci tidak cuma dapat dilakukan dengan pengetikan. Sebab, semenjak AI atau artificial intelligence mengalami pembaruan pesat, pengguna dapat memasukkan ketiga hal tersebut melalui suara berupa pertanyaan.

Selain itu, saat ini mesin pencari juga ada yang memfasilitasi pencarian melalui input gambar atau potongan audio. Mungkin pembaruan input untuk mesin pencarian ini dapat bertambah canggih untuk kedepannya.

Fungsi Mesin Pencari

Fungsi search engine sejatinya tidak cuma untuk membantu pengguna internet menemukan informasi yang dibutuhkan. Sebab, terdapat fungsi-fungsi mesin pencari lainnya yang juga berguna untuk pengguna internet. Nah, berikut adalah fungsi-fungsi tersebut:

  1. Mempermudah Pencarian Alamat Website

Informasi-informasi yang ada dalam jaringan internet tersedia dalam isi website. Maka demikian, dapat dikatakan jika pengguna mencari informasi di jaringan internet, maka itu berarti sama saja dengan mencari website yang memuatnya.

Dalam SERP sendiri, hasil penemuan mesin pencari dapat berupa teks, gambar, audio, atau video. Tentunya, semua hasil pencarian tersebut mengarahkan ke alamat website. Jadi, inilah yang dimaksud dari fungsi ‘mempermudah pencarian alamat website’.

Intinya, fungsi dari mesin pencari di poin pertama ini yaitu untuk mempermudah pencarian alamat website yang memuat informasi-informasi yang dibutuhkan oleh pengguna internet, namun pengguna tidak mengetahui alamatnya.

  1. Membebaskan Akses Informasi Antar Bahasa

Pengguna internet sudah pasti tersebar di seluruh dunia dan menggunakan bahasa mereka masing-masing. Maka dari itu, tidak heran jika muatan yang terdapat dalam jaringan internet juga terdiri atas berbagai macam bahasa.

Mesin pencari sangat berguna untuk menemukan berbagai informasi yang tersedia dalam beragam bahasa tersebut. Tentunya akses informasi ini dapat dilakukan tanpa batasan-batasan, tidak peduli ras, suku, agama, hingga kelas ekonomi seseorang.

  1. Mengefektifkan Aktivitas Browsing

Saat memiliki ide, pertanyaan, hingga gagasan, pengguna internet mengandalkan mesin pencari. Selain dikarenakan ketidaktahuan pengguna akan alamat-alamat website, penggunaan mesin pencari dikarenakan kemudahan browsing informasi.

Jadi, alih-alih melakukan browsing informasi dengan memilah isi-isi dari berjuta-juta alamat website secara manual, kehadiran mesin pencari mampu melakukannya dalam waktu singkat dan menampilkan hasilnya di laman pencarian.

  1. Menjadi Sumber Finansial

Mesin pencari tidak cuma berguna untuk membantu pengguna internet menemukan informasi. Namun, ia pun berfungsi sebagai sumber finansial. Hal ini bekerja melalui iklan yang ditampilkan dalam website yang tersemat dengan kata atau frasa kunci.

Jadi, jika Anda memiliki website populer dan dibanjiri banyak pengunjung, ada kalanya orang-orang akan tertarik untuk memasang iklan pada website Anda. Nah, biasanya, iklan-iklan tersebut mengandung sejumlah kata atau frasa kunci.

Apabila terdapat pengguna internet yang memasukkan kata kunci sesuai iklan-iklan yang ada dalam website Anda, lalu mengkliknya, maka Anda sebagai pemilik website bisa memeroleh royalti setiap kali ada yang melihat atau mengklik iklan tersebut.

  1. Menjadi Media Pemasaran

Hal ini serupa dengan poin fungsi sebelumnya. Namun, kali ini, Anda sendiri yang memasang iklan di laman pencarian dengan kata kunci tertentu. Dari hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa mesin pencari juga berguna sebagai media pemasaran.

Cara Kerja Mesin Pencari

Mesin pencari bekerja tidak sesederhana aktivitas pencarian sumber di rak-rak buku perpustakaan. Sebab, ia lebih kompleks dan terbagi atas 3 tahapan. Nah, di bawah ini adalah poin-poin dan penjelasan ringkasnya:

  1. Crawling

Search engine apapun mempunyai robot yang bertanggung jawab melakukan pemindaian atau scanning informasi atau sumber-sumber di jagat internet yang sesuai dengan segmen atau wilayah kekuasaan mereka.

Jadi, mesin pencari yang ada dalam surface internet akan melakukan pemindaian segala bentuk informasi atau sumber yang tersedia di bagian surface internet. Hal ini juga berlaku untuk mesin pencari yang ada dalam dark internet.

Tentang cara kerja crawling yaitu dengan melakukan pengecekan setiap sudut yang ada di bagian jaringan internet, mulai dari teks, konten, media, folder, sub halaman, halaman utama, dan lain sebagainya. Intinya, seluruh hal yang dapat diburu.

Singkat kata, crawling merupakan proses yang menjalankan penelusuran isi website melalui tautan-tautan yang ditemuinya. Tidak cuma mengurai tautan A, pencarian juga bisa menemukan tautan A2, B, B2, C, D, dan seterusnya.

  1. Indexing

Ini merupakan proses validasi ‘penyimpanan konten’ dari laman web dalam database mesin pencari atau index. Singkat kata, database dalam mesin pencari tersebut dijuluki pula sebagai perpustakaan besar yang memuat website-website.

Nah, website-website yang ada dalam jaringan internet dan mudah ditemukan oleh mesin pencari tentunya telah terindex dengan baik. Biasanya proses ini dan crawling berjalan terus-menerus supaya database bisa selalu relevan dengan pencarian.

  1. Ranking

Cara kerja mesin pencari selanjutnya adalah ranking. Ini merupakan pengurutan hasil pencarian yang ditampilkan dalam halaman pencarian atau SERP. Proses ranking sendiri dilakukan menurut algoritma masing-masing mesin pencari.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penentuan Peringkat di Mesin Pencari

Cara kerja search engine yang terakhir atau ranking sangatlah penting dan selalu menjadi fokus utama oleh pengguna internet yang membuat website. Nah, di bawah ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan ranking dalam hasil mesin pencari:

  1. Keamanan dan kemudahan akses website

  2. Kecepatan muat halaman

  3. Keramahan website terhadap seluler

  4. Backlinks

  5. Konten bermutu

  6. SEO teknis

  7. Kekuatan domain

  8. Pengalaman pengguna

Contoh Mesin Pencari

Saat ini ada banyak sekali search engine yang ada dalam surface internet. Beberapa contoh diantaranya yakni sebagai berikut:

  1. Google

  2. Bing

  3. Yandex

  4. DuckduckGo

  5. Yahoo

  6. Swisscows

  7. Wolfram Alpha

  8. StartPage

  9. Search Encrypt

  10. Gibiru

  11. OneSearch

  12. Baidu

  13. CC Search

  14. Looksmart

  15. Boardreader

  16. Ecosia

  17. Ask

Nah, untuk contoh mesin pencari yang ada di darknet lebih sedikit. Berikut adalah contoh diantaranya:

  1. DuckduckGo

  2. Ahmia

  3. Torch

  4. Recon

  5. notEvil

  6. Candle

  7. Haystack

  8. Kilos

Di Indonesia, mesin pencari tersebut sangat jarang digunakan karena memang darknet bersifat ilegal dan bermasalah. Tentunya, sebagian kecil dan tertentu saja yang mungkin mengaksesnya.

Kunjungi Website Kami :

www.fajarrealty.com

#website #teknologiweb #developer #javascript #lfl #webdev #desainwebsite #desainweb #seo #websitedevelopment #mengenalwebsite #websitedesign #websiteservices #jeniswebsite #manfaatseo #searchengine

Related Posts

Leave a Reply