Deprecated: Hook custom_css_loaded is deprecated since version jetpack-13.5! Use WordPress Custom CSS instead. Jetpack no longer supports Custom CSS. Read the WordPress.org documentation to learn how to apply custom styles to your site: https://wordpress.org/documentation/article/styles-overview/#applying-custom-css in /home/u7916838/public_html/domain/fajarrealty.com/wp-includes/functions.php on line 6085
CARA RISET KEYWORD YANG BENAR UNTUK MEMENANGKAN HASIL PENCARIAN - Fajar Realty
Close

CARA RISET KEYWORD YANG BENAR UNTUK MEMENANGKAN HASIL PENCARIAN

CARA RISET KEYWORD YANG BENAR UNTUK MEMENANGKAN HASIL PENCARIAN

Apa yang dimaksud dengan riset kata kunci? Riset kata kunci atau riset keyword adalah proses menganalisis kata kunci yang umumnya audiens gunakan ketika mereka sedang melakukan pencarian di mesin pencari.

Lantas, seperti apa cara riset kata kunci yang benar agar dapat memenangkan pencarian? Anda perlu memahami goals atau tujuan yang ingin dicapai, mengidentifikasi kata kunci utama yang paling relevan, mencari long tail keyword, dan sebagainya. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

7 Cara Riset Kata Kunci Agar Situs Web Berada di Posisi Terbaik
1. Memahami Goals yang Ingin Dicapai

Sebelum melakukan riset kata kunci, Anda perlu menetapkan tujuan yang ingin dicapai. Apakah keyword yang dibidik untuk mendapatkan visitor website sebanyak-banyaknya atau untuk mendapatkan pembeli potensial.

Tanpa tujuan yang jelas, pencarian kata kunci akan sulit dilakukan. Misalnya, Anda ingin mendapatkan visitor yang banyak, maka carilah kata kunci yang berhubungan dengan ide dan tips bisnis.

Jenis kata kunci lain yang bisa Anda gunakan, misalnya yang berhubungan dengan pengembangan dan aktivitas bisnis, peralatan pendukung yang wajib pebisnis miliki, cara melakukan promosi, dll.

Kata kunci jenis ini termasuk kata kunci evergreen yang sering dicari pengguna internet dan bisa mendatangkan traffic yang banyak ke situs web bisnis Anda.

Sementara jika tujuan Anda melakukan riset keyword untuk mendapatkan calon pembeli potensial, sebaiknya pilih keyword dengan search intent commercial atau transactional. Artinya, kata kunci tersebut harus berhubungan dengan aktivitas jual beli, transaksi, dan semacamnya.
2. Identifikasi Keyword Utama
Setelah menentukan tujuan, langkah selanjutnya Anda perlu mengidentifikasi keyword atau kata kunci utama yang paling relevan dengan niche atau jenis bisnis yang Anda jalankan.

Kata kunci utama yang dimaksudkan di sini harus dapat menggambarkan secara jelas mengenai bisnis, produk, atau layanan bisnis yang tersedia.

Contohnya seperti situs Redcomm ini yang merupakan digital agency, jelas akan menetapkan keyword utamanya adalah digital agency Jakarta atau digital agency Indonesia.

Jika bisnis Anda menjual produk kecantikan, maka kata kunci utama yang bisa Anda bidik misalnya skincare terbaik, kosmetik lokal Indonesia, dan sebagainya.

Untuk melakukan identifikasi kata kunci, Anda bisa menggunakan Google Keyword Planner, SEMRush, Ahrefs, dan tools Keyword Research lainnya.

  1. Cari dan Gunakan Long Tail Keyword
    Long tail keyword adalah kata kunci turunan yang biasanya berisi penjabaran atau detail lebih lengkap dari keyword utama.

Long-tail keywords cenderung memiliki volume pencarian kecil, tetapi karena lebih spesifik maka berpotensi mendatangkan traffic yang lebih banyak.

Contohnya: daripada hanya menggunakan kata kunci “smartphone”, lebih baik gunakan long-tail keyword, seperti “smartphone terbaik untuk fotografi malam”.

Untuk mencari long tail keyword, Anda dapat menggunakan tools riset keyword. Tools pencari kata kunci ada banyak jenisnya, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Pilih saja sesuai kebutuhan dan sesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

Jika budget terbatas, Anda bisa menggunakan Google Keyword Planner atau UberSuggest. Dengan kedua alat tersebut, Anda tetap bisa mendapatkan daftar keyword potensial.

  1. Analisis Kompetitor dan Tingkat Persaingan
    Dalam pencarian kata kunci potensial, terdapat satu poin yang tak kalah penting dengan poin–poin sebelumnya, yaitu melakukan analisis kompetitor dan tingkat persaingan kata kunci di mesin pencari.

Identifikasi kata kunci yang berhasil kompetitor targetkan dan membuat mereka berada di peringkat teratas hasil pencarian. Anda dapat menggunakan tools riset kata kunci untuk melihat sebesar apa tingkat persaingan di kata kunci yang Anda bidik.

Jika tidak memasang iklan, lebih baik gunakan tools, seperti Ahrefs, SEMRush, UberSuggest, dan sebagainya. Hindari menggunakan alat pencari kata kunci yang tersedia di Google ads, seperti Google keyword planner.

Sebab, menggunakan Google ads, hasil tingkat persaingan yang diinformasikan oleh tools ini adalah tingkat persaingan pada iklan, bukan pada SERP.

  1. Volume Pencarian dan User Intent
    Ketika melakukan riset kata kunci, banyak orang yang berfokus pada kata kunci bervolume pencarian tinggi. Padahal semakin tinggi volumenya, tingkat persaingannya juga berat lho.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda mempertimbangkan juga untuk memilih kata kunci dengan volume pencarian yang rendah, tetapi tetap relevan dengan bisnis Anda.

Di saat yang sama, Anda perlu memahami user intent atau niat audiens saat melakukan pencarian. Apakah mereka sedang membutuhkan informasi secara cepat, ingin melakukan pembelian, atau untuk membandingkan produk?

Mengidentifikasi dan memahami user intent akan membantu Anda membuat konten yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan audiens. Ini jelas akan membuat konten Anda lebih unggul di hasil pencarian.

  1. Terapkan Local SEO
    Untuk menjangkau calon konsumen potensial di daerah di mana lokasi bisnis Anda berada, terapkan saja local SEO.

Local SEO adalah strategi pemasaran digital yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas bisnis di hasil pencarian pada lokasi atau wilayah tertentu.

Anda bisa mendaftarkan bisnis di Google My Business atau Google Bisnisku, optimasi kata kunci untuk pencarian lokal, dan dapatkan sebanyak mungkin ulasan pelanggan.

  1. Buat Konten Berkualitas Tinggi
    Aktivitas riset kata kunci akan memberi hasil yang baik kalau disertai dengan strategi konten yang tepat.

Artinya, Anda harus mengintegrasikan kata kunci yang sudah Anda susun ke dalam konten berkualitas tinggi, yang tak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat bagi audiens.

Semakin berkualitas konten yang Anda buat, Google tentu akan dengan senang hati merekomendasikannya di hasil pencarian.

 

Kunjungi Website Kami :
www.fajarrealty.com

#website #teknologiweb #developer #javascript #lfl
#webdev #desainwebsite #desainweb #seo
#websitedevelopment #mengenalwebsite #websitedesign
#websiteservices #jeniswebsite #manfaatseo #output

Related Posts

Leave a Reply